25 Maret 2014

[Self Talk] Empiris

  1. Terkadang air bekas cucian kaki lebih logis daripada rangkuman fakta-fakta di lapangan yang sudah berlangsung bertahun-tahun :D
  2. Perhatikan gambar di bawah. Apa iya saya mesti bilang, gula itu rasanya asin? :o
  3. Perhatikan gambar di bawah lagi. Apa iya saya mesti bilang, salju itu kalau dipegang berasa panas di tangan beroh? :-s
     
  4. Coba lihat gambar yang ini lagi. Masa saya mesti bilang kalau tahi ayam itu rasanya cokelat? Wew (-_-')
  5. Masa gara-gara saya bilang kalau rasa gula itu manis, saya langsung didaulat jadi nabi karena ga mau denger rasa gula versi kamu yang katanya pait?
  6. Jangan-jangan gula kamu yang pas lagi kerendem obat aja?
  7. Atau jangan-jangan kamu bikin konsensus sendiri (sama kawan-kawan kamu yang metal-metal itu) mengenai rasa lain dari gula, yaitu pait?
  8. Jadi inget omongan dosen filsafat waktu kuliah dulu mengenai istilah empiris. Cek TKP-nya di sini beroh:
    http://translate.google.co.id/#en/id/empiric
  9. Saya bukannya tidak setuju sama yang relatif-relatif-an. Ketika ngetest gajah, monyet, kura-kura, sama ikan disuruh buat panjat pohon, jelas mesti pakai yang relatif-relatif-an tadi beroh.
  10. Tapi kalau saya disuruh bilang jika gula itu rasanya pait, ya jelas konyol beroh. Bukan apa-apa, soalnya saya nabi ini terkait ke istilah empiris tadi. :D
  11. Lihat deh, bahkan orang kampung seberang jauh saya saja tetap bersikeras mengatakan kalau rasa gula itu manis loh beroh?
    Cek TKP di sini deh beroh:
  12. Saya tidak berniat menyalah-nyalahkan kamu loh. Saya cuma pengen yang empiris-empiris ajah. :D
  13. Yah kalau yang empiris saja masih tidak bisa memuaskan, mungkin sudah waktunya kamu mengalami mukjizat.
  14. Biasanya para nabi menunjukkan mukjizat karena dipaksa para pengikutnya untuk membuktikan ucapan empirisnya tadi.
  15. Semisal Nabi Ibrahim yang bilang kalau patung-patung sembahan tidak bisa mendatangkan pertolongan atau malapetaka sekalipun.
  16. Satu-satunya jalan, terpaksa nunjukkin mukjizatnya dia. Kebal dibakar di dalam api.
  17. Mukjizat itu metafisik. Tujuannya buat meyakinkan orang yang sudah tidak peduli sama empiris ("terlihat" secara fisik melalui pancaindra) tadi.
  18. Sayangnya masa-masanya nabi sudah lewat (ga tau kalo agama islam versi sebelah).
  19. Kalau begini, saya tidak bisa nyaranin apa-apa lagi, dan silakan nikmati lagi air bekas cucian kakinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar